PC PMII Banyuwangi Salurkan Bantuan Pada Korban Banjir Sempol - Bondowoso
Minggu, 21 Maret PC PMII Banyuwangi turun lapangan ke lokasi terdampak banjir Sempol - Bondowoso. Kedatangan sahabat - sahabati PMII Banyuwangi guna untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir pada 14 maret lalu. Bantuan yang diserahkan pada masyarakat berupa beras, selimut, tikar, uang dan beberapa baju yang masih layak pakai. Sebelumnya, diketahui bahwa Sempol - Bondowoso mengalami kebanjiran selama kurang lebih 2 bulan 2x. Hal ini yang menggerakkan PMII Banyuwangi untuk terlibat langsung memberikan bantuan pada masyarakat Sempol.
Kami datang tidak sendiri, namun ada sabahat - sahabati dari PMII Bondowoso yang setia mengantarkan dan menjadi guide untuk kami yang kurang paham lokasi kejadian. Dan sebelumnya, kami bermalam di Kem PC PMII Bondowoso sebelum kami melanjutkan perjalanan menuju lokasi kejadian banjir Sempol - Bondowoso.
Kehadiran sahabat - sahabati PMII Banyuwangi pun disambut hangat oleh masyarakat Sempol. Mereka terlihat sangat bersyukur atas apa yang mereka dapatkan dan atas kepedulian yang dilakukan oleh PMII Banyuwangi tersebut. Salah satu penerima bantuan sambil berkaca - kaca mengatakan "terimakasih banyak nak, semoga selalu diberikan rejeki yang berkah, kesehatan dan tetap peduli pada masyarakat yang mengalami kejadian seperti kami. Semoga Allah membalas kebaikan dan ketulusan hati kalian dalam membantu kami". Begitu tulus do'a yang beliau haturkan untuk kami PMII Banyuwangi.
Banjir yang berasal dari pegunungan daerah sempol tersebut, cukup meluluhlantakkan banyak tempat tinggal masyarakat Sempol. Hal ini pun jelas menimbulkan kerugian bagi para korban banjir. Selain itu, satu satunya Sekolah Dasar yang ada di Sempol pun turut hancur akibat banjir yang melanda, hingga menyebabkan siswa/i Sekolah Dasar tersebut harus mengalami kendala dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar. "Sudah 2x banjir ini datang, masyarakat hawatir akan adanya banjir susulan dikemudian hari. Oleh karena itu kami masih harus berhati - hati dan tetap waspada jika nanti akan ada banjir lagi" begitu ucap pak edi, selaku ketua MWC Kecamatan Ijen.
Ketua Umum PC PMII Banyuwangi sahabat Wahyu Dwi Hermawan mengatakan "Ini merupakan salah satu tanggung jawab kami, harus peduli terhadap kemanusiaan, dan ini merupakan perhatian khusus kami pada masyarakat Sempol. Dengan ini kami juga berharap, diluar sana banyak organisasi kepemudaan yang juga masih peduli pada masyarakat seperti ini, sehingga mau bergerak untuk menyalurkan bantuan pada masyarakat terdampak musibah. Begitu paparnya saat dimintai keterangan dilokasi kejadian.
Tak hanya masyarakat penerima bantuan pun yang bersyukur atas apa yang di dapat, namun pemerintah Desa Sempol pun juga turut berbahagia atas kepedulian yang dilontarkan pada masyarakatnya. "Kami sangat bersyukur karena adik - adik mahasiswa PMII Banyuwangi sudah meluangkan waktu untuk hadir ke Sempol, sudah menyisihkan sebagian harta untuk kami korban banjir beberapa waktu yang lalu. Kami mewakili masyarakat Sempol mengucapkan banyak terimakasih pada adik - adik mahasiswa PMII Banyuwangi. Semoga apa yang sudah dilakukan bisa menginspirasi pemuda pemudi lain, selalu diberi kesehatan oleh Allah dan diberikan rejeki yang lancar, berkah serta tetap peduli pada lingkungan sekitar yang membutuhkan. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih yang tiada hingga, semoga Allah membalas kebaikan adik - adik semua". Begitu ucapan dari Kepala Desa Sempol yang kala itu menyempatkan waktunya menemui Kami.
Bantuan yang disalurkan oleh PMII Banyuwangi ini, juga merupakan gabungan hasil dari aksi solidaritas penggalangan dana yang dilakukan oleh sahabat - sahabati seluruh komisariat dan rayon di Banyuwangi beberapa waktu sebelum PMII Banyuwangi menyalurkan bantuan tersebut ke masyarakat Sempol. Dalam menyikapi musibah bencana alam banjir ini, PMII Banyuwangi sangat antusias untuk membantu, mereka merasa bahwa kemanusiaan dan peka terhadap keadaan sosial dan lingkungan adalah yang utama. "Sebagai makhluk yang membutuhkan terhadap sesama manusia, maka kita dipandang perlu untuk peduli dan membantu meringankan beban saudara - saudara kita yang membutuhkan. Dan sebagai warga pergerakan, sudah seharusnya melakukan gerakan nyata yang membantu masyarakat korban bencana alam banjir ini. Dan kami PMII Banyuwangi insyaAllah sudah memberikan gerakan nyata membantu mereka semampu kami", tutur bendahara Kopri PC PMII Banyuwangi Sahabati Efina Ekawati.
Setengah hari berada di Sempol - Bondowoso bagi kami cukup memahami keadaan sekitar dan cukup merasakan kegelisahan, kesedihan serta kekeluargaan yang terjalin antar masyarakat. Mereka gelisah dan sedih akan musibah yang terjadi, serta mereka hawatir akan adanya banjir susulan dikemudian hari. Namun disisi lain, kekeluargaan yang tercipta diantara mereka sudah tak bisa diragukan lagi. Ini terlihat dari cara mereka yang bersama - sama dalam menyikapi musibah ini, mulai dari masak, makan, hingga gotong royong bersama yang dilakukan oleh masyarakat Sempol.
Dan waktu pun sudah menunjukkan sore hari, kami PMII Banyuwangi segera berpamitan untuk kembali pulang ke Banyuwangi. Ucapan do'a dan terimakasih masih mengantarkan kepulangan kami. Sesekali terlihat ada senyum kebahagiaan yang terpancar dari masyarakat dan harap bahwa suatu saat bisa berjumpa kembali dalam silaturrahim dilain waktu. Akhirnya kami pun berpamitan pulang dan melanjutkan perjalanan kami sembari menikmati indahnya pemandangan alam sepanjang jalan dan derasnya air hujan yang mengalir.

Komentar
Posting Komentar